AKTIVIS Muda Adam Setiawan
LUWU, PIJARRAKYAT – Kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di Kabupaten Luwu.
Pihak kepolisian dilaporkan telah menggerebek dan mengamankan pelaku pelangsir Solar subsidi di SPBU 75.919.26 Lare-Lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.
Menanggapi insiden tersebut, sejumlah pihak mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk segera menutup total / Mencabut izin operasional SPBU Lare-Lare, karena adanya indikasi kuat keterlibatan atau “kongkalikong” antara pihak SPBU dengan para pelansir.
Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, petugas berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku yang terdiri dari pelangsir solar, rekan pelangsir, serta oknum dari pihak SPBU yang diduga kuat membantu mempermudah proses pengisian ilegal tersebut.
Selain para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa lima jeriken penuh berisi Solar serta sebuah mobil yang tangkinya diduga telah dimodifikasi dan berisi sekitar 90 liter Solar subsidi.
Penangkapan ini memperkuat keluhan masyarakat dan para pengendara yang selama ini mengeluhkan antrean panjang dan kelangkaan Solar di wilayah tersebut.
“Praktik culas ini dinilai tidak mungkin berjalan mulus tanpa adanya kerja sama terselubung dan pembiaran dari pihak manajemen atau pengawas lapangan SPBU Lare-Lare,” kata Ativis Muda Tana Luwu, Adam Mahasiswa, Sabtu (24/10/2026).
Penangkapan oknum SPBU bersama pelansir ini, sambung Adam Setiawan adalah bukti konkret adanya kongkalikong.
“Ini bukan lagi sekadar dugaan, melainkan fakta di lapangan bahwa penyaluran BBM subsidi telah diselewengkan demi keuntungan sepihak dan patut di duga bahwa praktek ilegal seperti ini sudah sering kali terjadi olehnya itu, kami meminta dengan tegas kepada Pertamina Patra Niaga Sulawesi untuk tidak hanya memberikan sanksi administratif ringan, tetapi langsung menutup operasional SPBU Lare-Lare sebagai efek jera,” tegasnya.
Adam juga mendesak satgas BBM Luwu, yang di dalamnya, tergabung formopinda untuk bertindak tegas turun langsung melakukan tindakan tegas sesuai dengan komitmennya untuk berantas praktek BBM ilegal di Kabupaten Luwu.
“Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui seberapa jauh keterlibatan pengelola atau manajemen SPBU Lare-Lare dalam jaringan mafia solar subsidi ini.
Masyarakat berharap Pertamina bertindak responsif dan tegas demi menjaga hak-hak pengguna BBM bersubsidi yang selama ini dirugikan akibat praktik penyelewengan yang terstruktur di SPBU Lare-Lare,” pungkasnya.












Leave a Reply